Apa Sih Beda Lensa Nikon AFS dan AFD

Buat teman-teman pemakai kamera Nikon, pasti akan menemukan lensa-lensa keluaran Nikon yang memiliki kode AFS dan AFD. Kedua memang keluaran nikon dan sama-sama untuk kamera dengan auto focus. Nah jika memiliki kode yang berbeda sudah pasti ada perbedaan lensa nikon AFS dan AFD.

Untuk mengetahui apa itu  perbedaan lensa Nikon AF-S dan AF-D, kita sebaiknya harus tahu dulu apa itu lensa AF-D. Jenis lensa ini merupakan  lensa produksi Nikon, AF-D disebut sebagai lensa auto fokus  karena didalam lensanya memiliki komponen CPU. Komponen CPU inilah yg bertugas menghitung jarak dari antara objek dengan kamera. Sebenarnya tekonologi lensa AF-D merupakan teknologi yang sudah lama karena sudah ada sejak tahun 1992. Sedangkan maksud dari huruf D pada istilah AF-D sendiri menjelaskan singkatan dari kata Distance yang berarti jarak.

Lensa seri AF-D ini  ada sejak tahun 1992. Berfungsi sebagai Autofokus karena digerakkan oleh motor penggerak pada kamera, inilah yang membuatjuru foto tidak perlu repot-repot untuk memutar lensa fokus secara manual.

Walaupun masih menggunakan teknologi lama, lensa AF-D hingga saat ini masih banyak beredar di pasaran, beberapa di antaranya adalah lensa prime Nikon AF-D 50mm f1.4, AF-D 85mm f1.8, AF-D 80-200mm f2.8, AF-D 28-200mm dan masih banyak lagi.

Tetapi ada kekurangannya. Karena lensa Nikon AF-D digerakan dengan komponen motor pada kamera DSLR, lensa ini hanya dapat digunakan pada DSLR Nikon yang mempunyai Motor seperti Nikon D3X, D3S D70, D80, D90, D700, serta D7000. Beberapa seri Nikon tersebut umumnya dari kelas menengah ke atas yang mahal, karena fitur lebih yang dimiliki, sedangkan untuk DSLR Nikon dari seri D40, D60, D3000, D3100, D5000, maupun D5100, lensa dengan teknologi AF-D ini tidak dapat berfungsi lantaran tidak adanya motor Autofokus pada bod.

Ok, itu tadi ulasan tentang lensa nikon AF-D Nikon, untuk selanjutnya bagaimana dengan teknologi AF-S yang dianggap sebagai teknologi yang lebih maju? Dan kira-kira apa perbedaan lensa Nikon AF-S dan AF-D? Sebelumnya, perludiketahui kalau AF-S adalah kode untuk jenis lensa produk Nikon yang menunjukkan bahwa lensa tersebut merupakan lensa Autofokus. Kalau sebelumya huruf “D” pada AF-D merupakan kata Distance, maka “S” pada AF-S adalah keterangan bahwa lensa tersebut sudah memiliki fitur motor ultrasonik. Jadi lensa ini sudah memiliki motor tersendiri didalam body lensanya. Fitur motor ultrasonik ini disebut Silent Wave Motor dan juga digunakan sebagai merek dagang.  Jadi kata “S” lebih sebenarnya adalah singkatan dari Silent Wave Motor. Motor ultrasonik yang ada dalam AF-S digerakkan atas perintah elektronik dari dalam kamera. Kelebihannya adalah sanggup berkinerja dengan lebih cepat dan  hampir tanpa bunyi jika dibandingkan dengan jenis lensa Autofokus Nikon lainnya.

Kelebihan lain dari lensa berteknologi AF-S adalah kompatibel dengan berbagai seri DSLR keluaran Nikon, mulai dari seri D40, D40X, D60, D70, D80, D90, D200, D200S, D300, D300S, D600, D3000, D3100, D3200, D5000, D5100, D5200, D7000, D7100, D3S, D3X, D4, D4X dan beberapa seri lain.

Karena menggunakan teknologi Autofokus terbaru, seperti biasa lensa AF-S banyak dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan lensa AF-D. Ada banyak sekali pilihan lensa dengan teknologi AF-S  dari jenis Makro, Prime, Tele, Wide Angle, Fish Eye dan lain-lain.

Baca juga: Memahami Kode, Arti dan Singkatan Lensa Nikon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *